Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka Senin-Jum'at 07.00 s/d 20.00, Sabtu-Minggu 07.00 s/d 19.00
Toko Alat Kesehatan Mastha Medica Menyediakan berbagai macam alat kesehatan, diantaranya : tensimeter, termometer, kolostomi bag, stetoskop, nebulizer, kursi roda, alat cauter, walker, tongkat kruk, instrumen medis, timbangan, dll. Informasi selengkapnya, klik link berikut http://www.masthamedica.com/ Informasi lainnya, bisa buka link http://alatmediskesehatan.com Kami senang jika bisa melayani Anda Melayani Anda Layaknya Saudara
Beranda » Artikel & Tips Kesehatan » Rutin Cek Tekanan Darah Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Rutin Cek Tekanan Darah Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Diposting pada 4 October 2018 oleh mastha medica

Penting bagi kita untuk melakukan cek tekanan darah secara teratur. Pasalnya, gangguan pada tekanan darah, baik tinggi maupun rendah, bisa menimbulkan beragam penyakit yang bisa membahayakan nyawa.

 

Rutin Cek Tekanan Darah Anda Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya - Alodokter

Salah satu masalah tekanan darah yang dialami oleh sebagian orang adalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi merupakan kondisi di mana tekanan dari aliran darah begitu tinggi sehingga lama kelamaan akan menimbulkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Tekanan darah ditentukan oleh dua faktor utama yaitu lebarnya pembuluh arteri dan jumlah darah yang dipompa oleh jantung memompa. Semakin sempit pembuluh arteri dan semakin banyak jumlah darah yang dipompa jantung, maka tekanan darah pada pembuluh arteri meningkat.

Teratur Cek Tekanan Darah Jika Anda Memiliki Kondisi Ini

Seseorang dengan risiko tekanan darah tinggi disarankan rajin menjaga tekanan darah dan melakukan cek tekanan darah. Adapun mereka yang berisiko memiliki tekanan darah tinggi antara lain adalah pria berusia 45 tahun, wanita berusia 65 tahun, berat badan berlebih atau obesitas,  merokok dan banyak minum alkohol, tidak melakukan olahraga atau tidak aktif beraktivitas, memiliki keluarga dengan riwayat tekanan darah tinggi, kurang asupan kalium, kurang asupan vitamin D, atau mengalami stres.

Selain beberapa kondisi di atas, risiko tekanan darah tinggi juga bisa meningkat jika Anda mengalami beberapa gangguan kesehatan. Misalnya memiliki penyakit jantung, mengalami gangguan tidur, serta diabetes.

Jika Anda memiliki kondisi seperti di atas, dianjurkan teratur melakukan cek tekanan darah.

namun ada juga yang mengalami tekanan darah rendah / hipotensi

Hipotensi adalah keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal dan biasa disebut dengan tekanan darah rendah.

Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.

Terhambat atau terbatasnya jumlah darah yang mengalir ke otak dan organ vital lainnya seperti ginjal dapat terjadi jika tekanan darah terlalu rendah, sehingga dapat menyebabkan kepala terasa ringan dan pusing. Tubuh juga akan terasa tidak stabil atau goyah, bahkan kehilangan kesadaran.

Ada dua ukuran yang digunakan dalam tekanan darah, yaitu tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Tekanan darah yang normal adalah antara 90/60 dan 140/90. Penderita hipotensi memiliki tekanan darah di bawah 90/60 dan disertai dengan gejala hipotensi. Sedangkan jika tekanan darah di atas 140/90, maka orang tersebut menderita tekanan darah tinggi/hipertensi.

Gejala Hipotensi

Tidak semua yang mengalami hipotensi akan merasakan gejala. Kondisi hipotensi juga tidak selalu memerlukan perawatan. Namun jika tekanan darah cukup rendah, kemungkinan besar bisa menimbulkan gejala-gejala seperti berikut ini.

  • Jantung berdebar kencang atau tidak teratur.
  • Pusing.
  • Lemas.
  • Mual.
  • Kehilangan keseimbangan atau merasa goyah.
  • Pandangan buram.
  • Pucat dan badan dingin.
  • Napas pendek atau cepat.
  • Pingsan
  • Dehidrasi.

Jika mengalami gejala hipotensi, sebaiknya Anda segera duduk atau berbaring, minum air putih, dan menghentikan semua kegiatan yang sedang Anda lakukan. Gejala biasanya akan segera hilang setelah beberapa saat.

Berapa Tekanan Darah Normal Orang Dewasa?

Umumnya, orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat memiliki tekanan darah normal sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Angka 120 dan 90 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 dan 60 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi, atau kerap disebut tekanan diastolik.

Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.

Jika hal itu terjadi, berarti Anda mengidap hipertensi ( tekanan darah tinggi ) atau hipotensi ( tekanan darah rendah ). Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada kesehatan Anda.

Tips untuk Dapatkan Tekanan Darah Normal

Bagi yang memiliki darah tinggi, Anda bisa memiliki tekanan darah normal dengan melakukan hal berikut:

  • Berolahraga
    Aktivitas fisik bisa merangsang tubuh untuk memproduksi asam nitrat. Zat ini bisa membuat pembuluh darah terbuka sehingga mengurangi tekanan darah. Dengan berolahraga berarti Anda menguatkan otot jantung, mengurangi stres dan terhindar dari obesitas, salah satu pemicu hipertensi.
  • Penggunaan garam yang seimbang
    Tubuh kita hanya memerlukan 500 mg garam per hari. Rekomendasi terbaru menganjurkan untuk membatasi jumlah asupan garam sehari maksimal 2400 mg, ini setara dengan kurang lebih 1 sendok teh.
  • Terapkan pola makan sehat dan gizi seimbang
    Konsumsilah makanan yang sehat agar terhindar dari hipertensi. Makanan yang disarankan yaitu sayur, buah, ikan, daging unggas, kacang, susu rendah lemak dan biji-bijian utuh. Hindari mengonsumsi minuman beralkohol secara
  • Hindari stres berlebihan
    Tidak sulit mengatasi stress. Anda dapat belajar teknik untuk menenangkan pikiran seperti teknik pernapasan, meditasi atau relaksasi otot.

Sedangkan bagi yang memiliki tekanan darah rendah, beberapa hal di bawah dapat dilakukan untuk meningkatkan tekanan darah:

  • Banyak minum air

Selain mencegah dehidrasi, cairan juga dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karenanya, cukupkan kebutuhan cairan harian Anda setiap hari.

Ayo Kontrol Tekanan Darah Anda

Cara mudah agar bisa mengontrol tekanan darah Anda adalah rutin mengeceknya. sekarang tak perlu lagi khawatir dengan tekanan darah anda karena sekarang kita bisa mengecek sendiri tekanan darah kita di rumah kita sendiri secara rutin tanpa harus pergi ke klinik pengobatan .

dengan berkembangnya waktu alat tensi darah sekarang mengalamik kemajuan yaitu tensimeter digital

nah untuk bentuknya kira-kira seperti ini cara penggunaan nya pun mudah loh

ayo buruan dapatkan

Terimakasih 🙂

Dapatkan produk lainnya :

Jual Alat Tensi Darah Digital Omron JPN 600 Elektrik

Jual Tensi Digital Omron Hem 7200

Jual Tensimeter Digital OMRON HEM 8712 AUTOMATIC BLOOD PRESSURE MONITOR

Jual Tensimeter Digital OMRON JPN1 Made in Japan

Bagikan informasi tentang Rutin Cek Tekanan Darah Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya kepada teman atau kerabat Anda.

Rutin Cek Tekanan Darah Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya | Mastha Medica

Belum ada komentar untuk Rutin Cek Tekanan Darah Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 15%
Rp 550.000 Rp 650.000
Ready Stock
SIDEBAR
})